1. Pesan apa yang disampaikan dalam film tersebut secara teori kehidupan keluarga atau nilai keluarga?

Jawab       :

Saya akan menganalisis teori keluarga dari kehidupan keluarga Lintang. Laskar Pelangi merupakan film yang menceritakan tentang sepuluh anak dari keluarga miskin yang bersekolah (SD dan SMP) di sebuah Sekolah Muhammadiyah di pulau Belitong. Di tangan sepuluh anak ini, sekolah Muhammadiyah Belitong tetap berdiri dan memenangkan beberapa perlombaan yaitu karnaval 17 Agustus dan lomba cerdas cermat. Di antara sepuluh anak itu terdapat seorang anak yang sangat cerdas bernama Lintang. Ayah dari Lintang adalah seorang nelayan miskin yang tidak punya perahu dan harus menanggung kehidupan anak-anaknya. Karena ibu Lintang sudah meninggal selain bertugas untuk sekolah Lintang pun harus mengasuh adik-adik dan mengurus pekerjaan yang ada di rumah. Dalam teori struktural fungsional, terjadi diferensiasi peran antara Lintang dan ayahnya yakni ayahnya sebagai pencari nafkah sedangkan Lintang selain bertugas untuk sekolah juga harus membantu ayahnya mencari nafkah dan bertugas menggantikan posisi ibunya bagi adik-adiknya. Alokasi politik terjadi dimana ayahnya adalah kepala rumah tangga. Lintang yang paling rajin dan cerdas ini akhirnya tidak dapat meneruskan sekolah karena ayahnya meninggal ketika melaut. Posisi ayahnya sebagai kepala rumah tangga pun di tanggung oleh Lintang pada usia yang sangat muda.

Pesan yang disampaikan dalam film menurut teori kehidupan keluarga adalah pembagian peran antara Lintang dan ayahnya. Ayah Lintang menginginkan anaknya bersekolah, hal ini sebagai pengorbanan orang tua terhadap pendidikan anaknya karena pentingnya pendidikan untuk perkembangan individu. Terjadi diferensiasi peran, alokasi solidaritas, alokasi ekonomi, dan alokasi integrasi antara Lintang dan ayahnya.

  1. Apa pendapat anda untuk meningkatkan kesempatan pendidikan anak dalam keluarga miskin?

Jawab       :

Menyediakan pendidikan informal yang bersumber daya dari orang terdidik lingkungan sekitar. Masjid bisa menjadi tempat aktifitas belajar. Diperlukan juga donatur untuk penyediaan ATK dan buku tulis dari orang mampu di lingkungan sekitar. Jadwal digulirkan sesuai kesepakatan, dalam arti pendidik dan pelajar memiliki waktu kosong yang sama. Hal ini dilakukan agar siswa dapat mencari ilmu lain di luar pendidikan formal karena jika mengupayakan mereka hanya pada pendidikan formal akan mempunyai sedikit kesempatan.

  1. Aplikasi teori struktural-fungsional apa yang tepat untuk keluarga Indonesia?

Jawab       :

Menurut saya, agar keluarga Indonesia menjadi keluarga yang sejahtera harus mengandung faktor-faktor yang menyebabkan perkawinan tersebut harmonis. Artinya harus ada pembagian status dan peran yang jelas antara ayah, ibu, dan anak. Melihat Indonesia adalah Negara yang kaya akan adat, aplikasi yang tepat adalah menjadi keluarga yang tradisional yaitu keluarga yang masih berada dalam koridor norma-norma adat yang berlaku. Dimana ayah berfungsi sebagai pencari nafkah sedangkan ibu sebagai pemberi cinta dan kasih sayang. Jika masing-masing individu dalam keluarga mengetahui peran dan posisinya serta patuh pada nilai yang melandasi struktur tersebut maka ketertiban dan keharmonisan keluarga akan tercipta.

Comments are closed.